| Ilustrasi Hukuman Kebiri |
Beberapa hari ini Indonesia tengah dihebohkan oleh kejahatan seksual yang tak main-main korbannya, mulai dari dewasa hingga anak SD. Pelakunya pun beragam mulai dari orang tidak dikenal hingga teman sebayanya. Kasus kejahatan seksual dimulai dengan kisah naas Yuyun (14 th) seorang siswa SMP yang menjadi korban pemerkosaan oleh 14 pelaku hingga ajal menjemputnya.
Ketika berbicara mengenai kejahatan seksual maka tidak akan terlepas dari hukuman yang pantas bagi para pelaku yang bersangkutan.Telah menjadi bahan perdebatan hukuman apa yang pantas bagi mereka, diantaranya adalah hukuman kebiri hingga hukuman mati. Seiring dengan kehebohan yang dibuatnya, timbul pula beberapa pandangan mengenai kedua hukuman tersebut di kalangan masyarakat. Ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan kedua hukuman tersebut.
"Untuk laki" pemerkosa, hukuman yg pantas itu di kebiri, di hukum mati, di hukum seumur hidup, penggal kepala'nya di keramaian !! Kesal ku !!" @byahlisa_elfri1
" Di baca guys hukum kebiri menurut pak dokter2 yg di chirpstory, jangan asal usul saja ke pemerintah " @IfanUlya
Terlepas dari perdebatan itu tim worth zone hendak memaparkan opini mengapa hukuman mati dan kebiri pantas pagi pelaku kejahatan seksua.
1. Merenggut Hal yang Berharga
Tak dapat dipungkiri bahwa kasus kejahatan seksual merupakan hal yang senonoh dan merupakan wujud perenggutan kehormatan korban. Sebuah kehormatan tidak dapat diganti dengan hal apapun dan tidak dapat dikembalikan dalam bentuk apapun. Hal inilah yang mendasari pelaku kejahatan memiliki hak untuk memperoleh hukuman yang seberat-beratnya atas hal yang telah ia lakukan.2. Merenggut Masa Depan
| Ilustrasi korban |
3. Merenggut Nyawa
Salah satu kabar terburuk kejahatan seksual yang terjadi adalah tewasnya Yuyun (14) atas tindakan yang tak sepantasnya ia terima. hilangnya nyawa berarti merenggut segala kesempatan dalam meraih cita-cita yang selama ini telah digantungkan. Tak hanya pada korban saja namun juga pada keluarga yang pastinya akan merasa sangat sangat kehilangan. Dari sinilah muncul anggapan ketika nyawa harus dibayar dengan nyawa pula.4. Pelaku Jauh dari Status Anak dan Manusia
| ilustrasi korban |
Itulah ulasan mengenai mengapa pelaku kejahatan seksual pantas untuk mendapatkan hukuman mati dan kebiri. Bagaimana menurut kalian WZ reader? silakan berpendapat.
Saya sependapat dengan anda :)
ReplyDeleteterimakasih :D
Delete